10-C Model adalah model atau framework yang populer di kalangan procurement professional yang digunakan untuk membantu dalam proses seleksi dan pemilihan supplier. 10-C Model diciptakan oleh Dr Ray Carter dan dipublikasikan pertama kali dalam jurnal CIPS Supply Management pada tahun 1995. Selain mudah untuk diingat, 10-C dinilai cukup lengkap dalam mencakup aspek-aspek penting dalam menyeleksi supplier. Berikut 10 kriteria evaluasi dalam 10-C Model. 1. Competency Competency terkait dengan bagaimana kompetensi supplier dibandingkan dengan kebutuhan kita. Seperti kemampuan teknis, SDM, skill, teknologi, inovasi, dsb. 2. Capacity Capacity terkait dengan kapasitas produksi supplier saat ini dan masa mendatang, dibandingkan dengan kuantitas pasokan yang kita butuhkan. Bagaimana kemampuan supplier jika dibutuhkan investasi untuk penambahan kapasitas di masa mendatang. 3. Commitment to Quality Commitment terkait dengan berapa besar komitmen terhadap kualitas produk dan service-nya. Misalnya a...
Lebih dari tiga bulan off karena Covid-19. Bekerja, sekolah, ibadah. Semua dilakukan dari rumah. Banyak yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu. Salah satunya adalah dengan belajar online atau e-learning. Ada yang berbayar. Ada juga yang gratis. Banyak dari luar negeri, namun ada pula yang asli Indonesia. Berikut beberapa penyedia belajar online gratis dari Indonesia yang kualitas content-nya bagus dan platformnya dikelola dengan cukup baik. Jika ada lagi yang belum masuk, akan ditambahkan kemudian. Semoga bermanfaat. 1. IndonesiaX Platform e-learning gra t is yang menurut saya paling bagus dan bermutu. Topiknya sangat beragam. Dibawakan oleh pakar dan praktisi yang sangat kredibel di dibidangnya dalam format kuliah online yang terstruktur. Ada nama-nama terkenal seperti Prof. Reinald Kasali, Prof. Emil Salim, Hermawan Kartajaya, Dr. Oni Sahroni, dan masih banyak lagi. 2. Elearn.id Merupakan CSR dari XL Axiata. Belajar online gratis dengan banyak topik. Mulai dari leadership...
Apa itu Kraljic Matrix? Salah satu bagian penting dari strategic procurement adalah melakukan segmentasi portofolio belanja atau spend perusahaan. Dari segmentasi tersebut, dapat ditentukan strategi procurement yang tepat untuk masing-masing segmen. Kraljic Matrix adalah salah satu metode yang efektif untuk membantu kita melakukan segmentasi tersebut. Kraljic Matrix menjadi tools yang populer setelah Peter Kraljic, melalui artikelnya di Harvard Business Review tahun 1983, menyarankan bahwa spend perusahaan dapat dipetakan berdasarkan dua aspek, yaitu dampak terhadap keuntungan (profit impact) dan resiko supply (supply risk) . Profit impact adalah berapa besar pengaruh dari produk yang dibeli terhadap profit perusahaan. Sebagai contoh. bagi perusahaan yang memproduksi susu kemasan, bahan baku susu segar adalah produk yang sangat berpengaruh terhadap profit. Sedangkan produk seperti alat tulis kantor, efeknya s...
Comments
Post a Comment